Blogger Widgets
Sholallahu ala muhammad Sholallahu ala Muhammad Sholallahu ala Muhammad Sholallahu ala Muhammad Sholallahu ala Muhammad Sholallahu ala Muhammad Sholallahu ala Muhammad Sholallahu ala Muhammad Sholallahu ala muhammad "INCOME 1 MILYAR PER BULAN" Sholallahu ala Muhammad Sholallahu ala Muhammad Sholallahu ala Muhammad Sholallahu ala Muhammad Sholallahu ala Muhammad Sholallahu ala Muhammad Sholallahu ala Muhammad Sholallahu ala muhammad Sholallahu ala muhammad

Monday, August 17, 2015

Cara Membuat Ketupat Bergambar

Cara Membuat Ketupat Bergambar


Dalam menyambut hari raya umat muslim pada bulan Ramadhan, biasanya ada sesuatu yang menjadi ciri khas tersendiri dalam masyarakat Indonesia, dalam hal ini adalah ketupat. Ketupat biasanya menjadi ikon yang pada bulan Ramadhan dihampir seluruh wilayah Indonesia. Ketupat adalah sebuah anyaman dari daun kelapa yang berisi beras yang nantinya akan dimasak, disantap dengan laik pauk, dan makanan pendamping ketupat yang paling terkenal di masyarakat Indonesia adalah Opor ayam, namun banyak juga pilihan lain yang dapat di santap bersama ketupat ini.

Cara Mudah Membuat Ketupat (Tutorial bergambar)















Membuat ketupat tidaklah sulit, dan dalam postingan saya kali ini, saya akan mengajak untuk membuat ketupat dengan cara yang mudah, dan langkah - langkah mudah ini akan disertai gambar yang gunanya untuk mempermudah anda ketika praktek membuat ketupat.





Berikut ini adalah langkah - langkah mudah untuk membuat ketupat







Cara Mudah Membuat Ketupat (Tutorial bergambar)

1. Siapkan 2 helai daun kelapa.


Cara Mudah Membuat Ketupat (Tutorial bergambar)

2. Buanglah batang daun kelapa (bisa anda kumpulkan untuk dijadikan sapu lidi :D ).


Cara Mudah Membuat Ketupat (Tutorial bergambar)

3. Kemudian anda mendapatkan 2 helai daun kelapa yang sudah tidak memiliki batang.


Cara Mudah Membuat Ketupat (Tutorial bergambar)

4. Kemudian lilitkan satu helai daun kelapa pada telapak kanan tangan hingga 4 lilitan.


Cara Mudah Membuat Ketupat (Tutorial bergambar)

5. Kali ini lilitkan sehelai daun kelapa lagi pada telapak tangan kiri sebanyak 4 lilitan juga.


Cara Mudah Membuat Ketupat (Tutorial bergambar)

6. Lalu coba pastikan arah lilitan daun pada tangan kiri dan tangan kanan anda memiliki arah yang berlawanan.


Cara Mudah Membuat Ketupat (Tutorial bergambar)

7. Sekarang pegang erat 2 lilitan pada tangan kanan dan kiri anda berdekatan, dan masukan ujung helai daun yang berlawanan seperti menganyam tikar.


Cara Mudah Membuat Ketupat (Tutorial bergambar)

8. Lanjutkan anyaman.


Cara Mudah Membuat Ketupat (Tutorial bergambar)

9. Teruskan anyaman seperti pada gambar.


Cara Mudah Membuat Ketupat (Tutorial bergambar)

10. Lanjutkan anyaman hingga lilitan yang ke 4.


Cara Mudah Membuat Ketupat (Tutorial bergambar)

11. Apabila setiap lilitan telah selesai di anyam semua, anda akan memiliki ujung helai daun yang kecil mempunyai arah berlawanan dengan ujung helai daun yang besar. 


Cara Mudah Membuat Ketupat (Tutorial bergambar)

12. Lalu lanjutkan sperti menganyam tikar dengan tarik ujung helai daun yang kecil, dan ambil ujung helai daun yang besar.


Cara Mudah Membuat Ketupat (Tutorial bergambar)

13. Kemudian teruskan anayaman pada ujung helai daun yang besar.


Cara Mudah Membuat Ketupat (Tutorial bergambar)

14. Kini anda menemukan kembali ujung helai daun yang kecil memiliki arah berlawanan dengan ujung helai daun yang besar.


Cara Mudah Membuat Ketupat (Tutorial bergambar)

15. Setelah itu Anyam ujung helai daun yang kecil ke arah berlawanan dengan ujung helai daun yang besar.


Cara Mudah Membuat Ketupat (Tutorial bergambar)

16. Apabila anda mengikuti setiap langkah diatas dengan benar, maka anda akan memiliki anyaman seperti di gambar, rapihkanlah anyaman dengan menarik bagian helai daun yang masih kendur.


Cara Mudah Membuat Ketupat (Tutorial bergambar)

17. Ketupat anda sudah jadi.


Sumber : kanknkunk.blogspot.com

Membuat Piring Dari lidi

Membuat Piring Dari lidi


Yuk... Mari kita lihat cara pembuatan "PIRING LIDI".... Untuk tehknik umumnya.

Pertama siapkan lidi yang sudah dibersihkan dan yang sudah di sortir sehingga panjang dan besarnya sama sehingga meng hasilkan piring lidi yang rapi dan berkuallitas. seperti yang di bawah ini..
Setelah itu kita bisa memulai untuk menganyam lidi.
langkah pertama: bagi lidi menjadi 7 bagian dan dalam satu  bagian ada 14 lidi (tergantung keinginan jika ingin lidi lebih besar makan lidinya harus lebih banyak, kelipatan 4). setelah di bagi menjadi tujuh bagian, nah baru kita membuat kerangakanya. caranya ambil setiap lidi yang sudah dipisah dan dikelompokkan tadi dan letakkan perbagian dengan caramembentuk lingkaran dan berurutan sehingga berbentuk lingkaran namun saling menyilang.... seperti yang dibawah ini...


Selanjutnya disatukan ujung lidi dengan pangkal lidi dan jangan lupa di ikat dan bentu seperti lingkaran dan semenarik mungkin dan serapat mungkin.. agar hasilnya lebih menarik dan berkualitas.. seperti gambar dibawah ini.

Setelah di ikat dengan kuat barulah kila lanjut untuk memulai menganyamnya.. cara menganyamnya sangat mudah shobat. asalkan kita ada kemauan dan keinginan... untuk menganyam ini sangat di butuhkan konsentrasi yang penuh disertai dengan ketelitian dan dengan kesabaran yang penuh.

 untuk hasil mentahnya seperti gambar di bawah ini..
Setelah  itu sudah jadi ujungn dan batangnya bisa dipotong agar lebih rapi seperti dibawah ini..
Untuk ukuran dan bentuknya tergantung pada kita... seperti bawah ini..







Ok.. cukup hanya itu dulu, terimakasih atas perhatiannya..

Membuat Pupuk Organik Dari Keong Mas

Membuat Pupuk Organik Dari Keong Mas




Di balik hal yang merugikan ternyata selalu ada sisi positif yang menguntungkan. Salah satu contohnya adalah keong mas, selama ini keong mas dikenal sebagai hama pada tanaman padi yang cukup sulit dikendalikan. Namun jika kita mau kreatid ternyata banyak manfaat yang bisa diperoleh dari keong mas. Selama ini banyak petani yang menggunakan keong mas sebagai makanan ternak dan ikan, namun masih ada manfaat lain keong mas yaitu sebagai pupuk organik cair. Membuat pupuk ornganik dari keong mas selain membantu mengendalikan hama, juga mewujudkan pertanian organik yang lebih sehat.

Ada beberapa keunggulan yang bisa dirasakan petani saat menggunakan pupuk organik dari keong mas ini. Dengan mengaplikasikan pupuk organik keong mas ini tanaman dan buah akan lebih cepat pertumbuhannya dibandingkan dengan pupuk kimia lainnya. Selain itu pupuk organik ini mampu menghidupkan organisme tanah yang sudah mati sehingga akan kembali subur. Yang penting lagi pupuk organik ini tidak menimbulkan efek buruk kepada tumbuhan dan petani karena tidak bercampur dengan bahan kimia, dan tidak akan tumbuh hama.

Salah satu yang sudah membuat dan mengaplikasikan pupuk cair organik dengan bahan keong mas ini adalah Siswa SMK Negeri Pertanian Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Menurut Ketua Jurusan Agronomi, Awan Sudianto, pengembangan pembuatan pupuk cair organik dari keong racun ini sudah berjalan satu tahun. Untuk cara pembuatan pupuk organik ini menurutnya tidaklah sulit. Harga jualnyapun cukup murah, hanya Rp 20 ribu rupiah/2 liter. Setiap liter bisa dicampurkan dengan air sebanyak 10 liter, yang bisa digunakan untuk lahan 1 hektar.Manfaat yang besar dan murah serta menciptakan metode pertanian yang ramah lingkungan membuat SMK Negeri Pertanian Cibadak berinovasi dalam pembuatan pupuk ini.
Cara Pembuatan Pupuk Organik Keong Mas

Pembuatan pupuk organik keong mas ini sebenarnya sudah dilakukan oleh petani di berbagai daerah. Yang dilakukan SMK Pertanian Cibadak ini cukup sederhana dan mudah dilakukan. Untuk membuat pupuk organik ini diperlukan waktu dua minggu. Fermentasi keong racun dicampur dengan molase effectif micro organisme bamboo akan mengeluarkan cairan yang kemudian cairan tersebut disaring. Hasil saringan ini sudah siap diaplikasikan untuk pupuk, dengan terlebih dahulu mencampur dengan air.
Verrsi I, Cara membuat Pupuk Organik ( Versi gerbangpertanian.com)

1. Bahan MOL keong mas :


1 kg keong mas yang masih hidup/ segar
1/2 buah maja, jika tidak ada bisa gunakan gula merah 2 ons.
2 liter air kelapa

2. Langkah Membuat MOL keong Mas :
Keongmas ditumbuk hingga halus lalu masukkan dalam jerigen.
Masukkan buah maja/ gula jawa yang telah dihaluskan.
Masukkan 2 liter air kelapa.
Kocok-kocok hingga campur.
Buka sebentar setiap pagi tutup jeligennya.
Setelah 15 hari siap digunakan

3. Cara menggunakan MOL keong mas :

Untuk pengomposan, campurkan 1 bgian MOL keong mas dengan 5 liter air tawar dan tambahkan 1 ons gula merah. Siramkan pada bahan organik yang akan dibuat kompos.
Campurkan 1 liter MOL keong mas dalam 1 tangki semprot. Semprotkan pada seluruh bagian tanaman dan anah disekitar perakaran tanaman. Jangan lupa nyemprotnya pagi atau sore hari.
Untuk semakin menyuburkan tanman, MOL keong mas juga boleh dicampur dengan MOL rebung bambu yang maspary tulis kemarin atau MOL-MOL yang lain.
Versi II, Formula Hadi Prasetyo, PPL BKPP Kutai Timur (Sinar Tani Edisi 4-10 Juli 2012

1. Bahan-bahan:
Keong mas yang masih hidup (1 kg).
Air cucian beras (4 liter).
Air Kelapa (2 liter).
Gula merah/Molase (400 g/400 ml).
Aktifator (160 ml)

2. Alat
Ember plastik (vol. 20 liter), 1 buah.
Botol air mineral (vol. 1 liter), 1 buah.
Selang plastik kecil, ½ meter.
Alat penumbuk, 1 buah.
Saringan/kain bersih, 1 pasang

3. Cara membuat:
Ambil air cucian beras dan campurkan dengan aktifator. Endapkan semalam.
Tumbuk keong mas yang masih hidup sampai lembut.
Encerkan gula merah/molase, campur dengan air bersih dan air kelapa dalam satu wadah.
Campurkan semua bahan menjadi satu, aduk hingga merata.
Tutup rapat ember dengan plastik dan diikat. Bagian atas diberi lubang sesuai ukuran selang plastik, kemudian masukan selang ke lubang tersebut.
Hubungkan selang tersebut dengan botol air kemasan yang telah diisi air setengahnya.
Tunggu proses fermentasi selama ± 10-15 hari.
Pembuatan dinilai berhasil jika hasil fermentasi mengeluarkan bau harum yang khas.

Membuat pupuk organik dari keong mas, selain mudah juga murah. Yang lebih penting lagi adalah mewujudkan pertania yang sehat dan hasil yang melimpah. Sukses Pertanian Indonesia.

Sumber:
1. http://www.marketing.co.id/blog/2012/09/28/keong-racun-disulap-jadi-pupuk-kualitas-super/
2. http://pertaniansehat.com/read/2012/09/10/membuat-pupuk-cair-dari-hama-keong-mas.html
3. http://www.gerbangpertanian.com/2012/05/membuat-dan-manfaat-mol-keong-mas.html

Budidaya Bekicot






1. SEJARAH SINGKAT

Bekicot berasal dari Afrika Timur, tersebar keseluruh dunia dalam waktu relative singkat, karena berkembang biak dengan cepat. Bekicot tersebar ke arah Timur sampai di kepulauan Mauritius, India, Malaysia, akhirnya ke Indonesia. Bekicot sejak tahun 1933 telah ada disekitar Jakarta, sumber lain menyatakan bahwa bekicot jenis Achatina fulica masuk ke Indonesia pada tahun 1942 (masa pendudukan Jepang). Sampai saat ini, bekicot jenis Achanita fulica banyak terdapat di Pulau Jawa.

2. SENTRA PERIKANAN
Sentra peternakan bekicot banyak ditemukan di masyarakat pedesaan Jawa Timur, Bogor (Jawa Barat), Sumatera Utara dan Bali.

3. JENIS
Bekicot diternakkan umumnya jenis Achatina fulica yang banyak disenangi orang, karena bekicot jenis ini banyak mengandung daging. Konon di Eropa, bekicot jenis ini digunakan sebagai bahan baku makanan yang disebut Escargot. Escargot semula berbahan baku Helix pomatia. Karena Helix pomatiaTTG BUDIDAYA PETERNAKAN Hal. 2/ 8 Kantor Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Gedung II BPP Teknologi Lantai 6, Jl. M.H. Thamrin 8 Jakarta 10340 Tel. 021 316 9166~69, Fax. 021 316 1952, http://www.ristek.go.id lama kelamaan sulit diperoleh maka bekicot jenis Achatina fulica menggantikannya sebagai bahan baku Escargot.

4. MANFAAT
Selain pakan ternak bekicot merupakan sumber protein hewani yang bermutu tinggi karena mengandung asam-asam amino esensial yang lengkap. Masyarakat yang menggemari makanan dari bahan baku bekicot (sate bekicot, keripik bekicot ) adalah masyarakat Kediri. Disamping itu bekicot juga kerap dipakai dalam pengobatan tradisional, karena ekstrak daging bekicot dan lendirnya sangat bermanfaat untuk mengobati berbagai macam penyakit seperti abortus, sakit waktu menstruasi, radang selaput mata, sakit gigi, gatal-gatal, jantung dan lain-lain. Sedangkan kulit bekicot sangat mujarab untuk penyakit tumor. Sejenis obat yang dikenal berasal dari kulit bekicot, dinamakan Maulie., yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit seperti kekejangan, jantung suka berdebar, tidak bisa tidur/insomania, leher membengkak dan penyakit kaum wanita termasuk keputihan


5. PERSYARATAN LOKASI
Lokasi perlu dipilih yang dekat dengan jalan, agar mudah penanganannya, baik saat pembuatan kandang, saat pengontrolan maupun penanganannya pascapanen, artinya pada saat membawa hasil panen tersebut tidak kesulitan dalam transportasinya. Lokasi yang sesuai untuk budidaya bekicot adalah lokasi yang basah serta lembab dan terlindung dari cahaya matahari secara langsung. Selain itu juga tanah yang disukai adalah tanah yang banyak mengandung kapur sebagai zat untuk pembentukan cangkang.

6. PEDOMAN TEKNIS BUDIDAYA

6.1. Penyiapan Sarana dan Peralatan

1.
Perkandangan
Walaupun lahan yang diperlukan tidaklah terlalu luas namun persyaratan mengenai kelembaban dan keteduhan perkandangan perlu diperhatikan, karena dalam aslinya dan untuk berkembang biak secara baik bekicot senang dengan keadaan yang lembab dan teduh. Kandang didirikan di tanah kering, teduh, lembab dengan suhu udara berkisar 25–30 derajat C.

Cara pemeliharaan bekicot tidak terlalu sulit. Bisa dilakukan secara terpisah, artinya bekicot yang kecil dipelihara terpisah dari yang besar. Bisa juga dilakukan secara campuran, yaitu bekicot kecil dan besar dipelihara dalam satu kandang tanpa melihat umur/besarnya. Bila dilakukan secara terpisah resikonya harus dibuat beberapa kandang. Fungsi kandang itu antara lain untuk penetasan, pembesaran dan sebagai kandang induk.

Ada tiga cara berternak bekicot di dalam kandang, antara lain:

a. Kandang kotak kayu

Kandang terbuat dalam lembaran kayu tripleks yang berkaki. Untuk kerangkanya dapat digunakan kayu kaso. Ukuran panjang dan lebar kandang adalah 1 x 1 meter, tinggi 1,25 meter. Di atas kotak tersebut diberi kawat kasa, agar bekicot tidak keluar dari dalam kandang. Sebaiknya di atas kotak perlu dibuatkan tempat berteduh, agar keadaan tempat selalu gelap/tidak langsung kena sinar matahari.
b. Kandang dari bak semen

Pembuatan kandang ini sama dengan kandang kotak kayu. Dalam bak semen yang perlu diperhatikan adalah alasnya. Untuk menciptakan suasana lembab, alas semen perlu diberi tanah dan cacing untuk menggemburkan tanah dan menyerap kotoran yang dikeluarkan bekicot. Tebal lapisan tanah di dalam bak sekitar 30 cm. Zat-zat makanan yang diperlukan bekicot hendaklah selalu tersedia di dalam bak.
c. Kandang galian tanah

Tanah digali dengan ukuran panjang, lebar dan tinggi 1 x 1 x 1 m. Perlu diperhatikan sebaiknya tanah galian yang akan digunakan untuk kandang dipilih yang agak kering. Sebaiknya kandang dibuat di bawah pohon yang rimbun, kalau dindingnya terlalu basah perlu diberi lapisan pasir.

Untuk menjaga keadaan selalu gelap, seperti cara pertama dan kedua, di atas kandang perlu dibuatkan bedeng sebagai penutup. Masa panen, bila kandangnya terbuat dari tanah galian, cara pengambilannya dilakukan dengan menggunakan galah yang bisa menjepit bekicot agar bekicot dan telurnya tidak rusak.

2. Peralatan
Alat-alat yang diperlukan untuk pembuatan kandang: kayu, semen, bata pasir, kain kasa dan cangkul.

6.2. 
Peyiapan Bibit
Tidak semua jenis bekicot cocok untuk dibudidayakan. Dua jenis bekicot yang biasa diternakkan, yaitu spesies Achatina fulica dan Achatina variegata. Ciri bekicot jenis Achanita fulica biasanya warna garis-garis pada tempurung/cangkangnya tidak begitu mencolok. Sedangkan jenis Achatina variegata warna garis-garis pada cangkangnya tebal dan berbuku-buku. Ada beberapa pedoman teknis untuk memilih bibit/DOC (Day Old Chicken) /ayam umur sehari:

1) Pemilihan Bibit Calon Induk

Jika bibit unggul belum tersedia maka sebagai langkah pertama dapat digunakan bibit lokal dengan jalan mengumpulkan bekicot yang banyak terdapat di kebun pisang, kelapa, serta semak belukar. Bekicot yang baik dijadikan bibit adalah yang tidak rusak/cacat yang sementara waktu dan yang besar dengan berat lebih kurang 75-100 gram/ekor.
2) Reproduksi dan Perkawinan

Bekicot biasanya mulai kawin pada usia enam sampai tujuh bulan ditempat pemeliharaan yang cukup memenuhi syarat. Pada masa kawin bekicot betina mulai menyingkir ke tempat yang lebih aman. Bekicot bertelur di sembarang tempat. Jumlah telurnya setiap penetasan biasanya lebih dari lima puluh butir (50 100). Jumlah produksi telur tergantung masa subur bekicot itu sendiri. Besar telur bekicot tidak lebih dari 2 mm.
3) Proses Kelahiran

Telur bekicot akan menetas setelah usianya cukup. Pada waktu telur itu menetas dan menjadi anak cangkang, biasanya tidak ditunggui induknya. Begitu bekicot selesai bertelur, telurnya ditinggalkan begitu saja. Telur bekicot akan pecah sendiri melalui proses alam.

Penetasan bekicot hingga menjadi anak tergantung pada keadaan tempat dan waktu tetas. Bilamana tempat itu memenuhi syarat (sempurna) seperti kelembaban tanah, iklim dan

cahaya yang mencukupi, maka telur akan cepat menetas. Sebaliknya jika keadaan tanah/iklim kering dan tempatnya kurang menguntungkan maka telur akan lambat menetas.

6.3. 
Pemeliharaan
Pemeliharaan bekicot bisa dilakukan dengan cara terpisah dan bisa juga secara campuran di dalam suatu tempat. Meskipun cara terpisah membutuhkan tempat khusus tetapi ada keuntungannya. Misalnya, anak bekicot bisa diketahui perkembangannya secara tepat, baik besarnya maupun usianya. Dengan demikian, tidak sulit untuk memberikan perawatan secara khusus. Bagi peternak bekicot sangat mudah kiranya apabila perawatan anak bekicot itu dilakukan di tempat khusus. Adapun makanan anak bekicot bisa diberi makanan dengan sejenis ganggang (lumut), pupus daun dan sedikit zat kapur. Harus diingat hendaklah tempatnya selalu teduh dan lembab. Setelah anak bekicot berusia dua/tiga bulan, hendaklah dipindahkan kekandang pembesaran.

Keberhasilan budidaya bekicot tergantung pada cara perawatan dan pemeliharaan teknis selama diternakkan. Beberapa perawatan teknis dalam budidaya bekicot diantaranya meliputi:

1) Menjaga kelembaban lingkungan

Bekicot sangat suka tempat yang lembab sehingga untuk mempertahankan kelembaban lingkungan dapat digunakan atap atau perlindungan lain. Pada musim panas kelembaban lingkungan dapatdipertahankan dengan menyiramkan air lokasi peternakan setiap hari.
2) Mempertahankan kondisi likngkungan

Bekicot menyukai tempat yang lembab, namun bukan berarti pada tanah yang becek. Sehingga diperlukan usaha untuk mempertahankan kondisi lingkungan yang sesuai dengan yang dikehendaki bekicot.
3) Pemberian pakan yang bermutu secara teratur

Agar hasil budidaya berhasil dengan baik diperlukan pemberian pakan yang bermutu dan teratur. Pemberian pakan berpedoman pada mutu pakan dan kebiasaan waktu makan. Mutu makan yang baik akan menentukan kualitas daging bekicot. Mutu pakan yang baik dapat dipenuhi dengan memberi pakan berupa daun-daunan yang disukai dan buah-buahan. Misalnya; daun dan buah pepaya, daun bayam, buah terung mentimun, swai dan lain sebagainya.
4) Menjaga areal agar tidak dimasuki hewan lain

Agar bekicot dapat tumbuh baiak tanpa gangguan dari hewan yang merupakan musuhnya dan hewan yang dapat merebut makanannya maka lahan budidaya harus dijaga agar tidak dapat dimasuki hewan-hewan lain.
5) Menjaga bekicot agar tidak keluar dari areal pemeliaraan.
Untuk menjaga agar bekicot tidak keluar dari areal dapat dilakukan hal
sebagai berikut:
a. membuat tutup kandang (bila budidaya bekicot dalam kandang)
b. membuat pagar yang bagian atasnya diolesi dengan detergen
c. menabur abu atau garam disekeliling pagar bagian dalam.

7. HAMA DAN PENYAKIT
Sampai saat ini belum banyak diketahui tentang adanya hama atau penyakit yang dapat menyebabkan kematian bekicot, kecuali semut, bebek dan itik.

8. P A N E N

Dengan pemeliharaan cukup baik, bekicot mulai dapat dipanen setelah 5-8 bulan. secara fisik dapat dilihat apabila panjang cangkang telah mencapai 8-10 Cm, maka bekicot telah siap untuk diambil dagingnya.

Hasil utama dari ternak bekicot adalah dagingnya, yang dapat diolah langsung dengan dibuat sate, keripik, dendeng/masakan segar lainnya dan dapat juga diolah dalam bentuk kalengan. Ada juga permintaan dalam keadan hidup. Disamping itu daging dari bekicot ini dapat dijadikan tepung, yang pengolahannya melalui proses pengeringan terlebih dahulu.
8.1. 
Hasil Tambahan
Disamping diambil dagingnya, kulit/cangkang bekicot juga laku untuk dijual. Baik untuk bahan dasar obat-obatan/dibuat tepung untuk tambahan makanan untuk hewan ternak yang membutuhkan tepung berbahan dasar yang mengandung zat kapur.
8.2. Penangkapan
Bekicot dikumpulkan di dalam kotak kardus/peti dari kayu dan jangan menggunakan karung goni karena dapat mengakibatkan kulit bekicot pecah. Setelah dimasukkan dalam peti, pertama sekali perlu dilakukan pencucian agar terhindar dari semua kotoran dan lumpur yang melekat pada cangkangnya. Pencucian ini dengan cara menyemprot bekicot dengan air bersih. Setelah itu, Bekicot di karantina selama 1-2 hari/malam tanpa diberikan makan agar kotoran dan lendirnya keluar sebanyak mungkin.

9. PASCA PANEN

Setelah dilakukan penagkapan dan pengumpulan bekicot lalu dilakukan penyortiran dengan jalan membuang bekicot yang mati atau terlalu kecil untuk diolah. Kemudian dilakukan penggaraman, dengan memberikan garam 10-15% dari berat total bekicot, dengan cara diaduk rata. Penggaraman dapat mematikan bekicot sekaligus mengeluarkan lendir sebanyak mungkin.

Setelah melalui tahapan penggaraman, segera direbus dengan air garam 3% selama 10 menit, kemudian diangkat dan disemprot dengan air dingin, baru dilakukan pencukilan daging. Perebusan kedua dilakukan setelah bagian perut dibuang dan kotoran lainnya dalam larutan garam 3%. Cara ini bertujuan untuk menghilangkan lendir dan daging menjadi lebih lunak. Kemudian daging tersebut dibungkus dan dikemas dalam karton.

Sumber :
Proyek Pengembangan Ekonomi Masyarakat Pedesaan, Bappenas

Tanda Tanaman Kelebihan dan Kekurangan Unsur Hara

 Tanda Tanaman Kelebihan dan Kekurangan Unsur Hara

kebun hijau


Unsur hara adalah senyawa organik dan anorganis yang ada di dalam tanah atau dengan kata lain nutrisi yang terkandung dalam tanah. Unsur hara sangat dibutuhkan untuk tumbuh kembangtanaman.

Berdasarkan tingkat kebutuhannya maka dapat di golongkan menjadi 2 bagian yaitu unsur hara makro dan unsur hara mikro.

Unsur Hara Makro adalah unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman dalam jumlah besar, yang termasuk unsur hara makro adalah N, P, K, Ca, S dan Mg.

Unsur Hara Mikro adalah unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman dalam jumlah kecil/sedikit, yang termasuk unsur hara mikro adalah Fe, Cu, Zn, Mn, Mo, B, Na, Cl.

Kebutuhan unsur hara ini mutlak bagi setiap tanaman dan tidak bisa digantikan oleh unsur yang lain, tentunya dengan kadar yang berbeda sesuai jenis tanamannya sebab jika kekurangan unsur hara akan menghambat pertumbuhan tanaman itu sendiri.

Berikut ini adalah tanda-tanda tanaman mengalami kelebihan dan kekurangan unsur hara.

1. Nitrogen (N)

Nitrogen adalah unsur hara makro utama yang dibutuhkan tanaman dalam jumlah yang banyak. Nitrogen di dalam tanaman merupakan unsur yang sangat penting untuk pembentukan protein, daun-daunan dan berbagai persenyawaan organik lainnya.

Nitrogen ditinjau dari berbagai sudut, mempunyai pengaruh positif sebagai berikut:
a. Besar pengaruhnya dalam menaikkan potensi pembentukan daun-daun dan ranting. b. Mempunyai pengaruh positif terhadap kadar protein pada rumput dan tanaman makanan ternak dan lainnya.c. Pada berbagai tanaman gandum menaikkan kadar protein pada butir gandum.

Gejala kekurangan unsur N :
- warna daun yang hijau agak kekuningan selanjutnya berubah menjadi kuning
- daun menjadi kering dan berwarna merah kecoklatan
- pada tanaman dewasa pertumbuhan yang terhambat ini akan berpengaruh terhadap pembuahan sehingga buahnya tidak sempurna, umumnya kecil dan cepat matang.

Gejala kelebihan unsur N :
- tanaman akan tampak terlalu subur, ukuran daun akan menjadi lebih besar
- batang menjadi lunak dan berair (sekulensi) sehingga mudah rebah dan mudah diserang penyakit
- penundaan pembentukan bunga, bahkan mudah lebih mudah rontok dan pemasakan buah cenderung terlambat.

2. Fosfor (P)

Gejala kekurangan unsur P :
- warna daunnya akan tampak tua dan sering tampak mengkilap kemerahan
- tepi daun bercabang
- batang terdapat warna merah ungu yang lambat laun berubah menjadi kuning
- jika tanaman berbuah, buahnya kecil, tampak jelek dan lekas matang.

Gejala kelebihan unsur P :
- tumbuhan kerdil
- warna daun berubah menjadi ungu atau coklat mulai dari ujung-ujung daun.

3. Kalium (K)

Gejala kekurangan unsur K :
- daun terlihat lebih tua
- batang dan cabang lemah dan mudah rebah
- muncul warna kuning di tepi daun yang sudah tua yang akhirnya mengering dan rontok
- daun keriting dimulai daun yang paling tua
- kematangan buah terhambat
- ukuran buah menjadi lebih kecil dan mudah rontok.

4. Kalsium (Ca)

Kalsium penting untuk tanaman dan tanah. Kalsium merupakan bagian dari semua sel tanaman. Di dalam tanaman, ia bersifat immobial. Ia tidak bergerak dari daun-daun muda, sehingga menyediakan kalsium yang berkesinambungan sangat mutlak selama siklus hidup tanaman yang bersangkutan. Bagi tanah kalsium yang seimbang jumlahnya dapat memperbaiki struktur tanah.

Gejala kekurangan unsur Ca :
- tepi daun muda yang mengalami klorosis
- kuncup-kuncup muda akan mati karena perakarannya yang kurang sempurna
- kalaupun ada daun yang muncul, warnanya akan berubah dan jaringan di beberapa tempat pada helai daun akan mati.

Gejala kelebihan unsur Ca :
- akar tanaman tidak mampu tumbuh memanjang dengan cepat
- menghalangi pertumbuhan serta mekarnya daun-daun muda dan pucuk-pucuk
- menghalangi pertumbuhan bagian tepi daun, oleh karena itu daun-daunnya menjadi keriting.

5. Magnesium (Mg)

Gejala kekurangan unsur Mg:
- daun mengalami klorosis dan tampak ada bercak-bercak coklat
- daun yang semula hijau segar menjadi kekuningan dan tampak pucat
- warna kekuningan ini pun timbul di antara tulang-tulang daun
- Daun mengering dan kerap kali langsung mati.

Gejala kelebihan unsur Mg :
- daun berwarna kuning, hal ini terjadi karena pembentukan klorofil terganggu
- pada tanaman jagung kekahatan Mg terlihat pada daun adanya garis-garis kuning yang agak menonjol sedangkan pada daun-daun muda keluar lender terutama bila kekahatan sudah berlanjut.

6. Belerang (S)

Belerang diserap oleh tanaman sebagai anion SO42-. Peranan fisiologisnya analog dengan nitrogen, sebab keduanya merupakan penyusun protein. Peranan unsur belerang (S) adalah :
- sebagai koenzim yang terlibat dalam rantai transfer electron pada respirasi dan fotosintesis
- bahan produksi sekunder yang mudah menguap.

Gejala kekurangan unsur S :
- daun muda yang berubah menjadi hijau muda, kadang-kadang tampak tidak merata, sedikit mengkilat agak keputihan lantas berubah menjadi kuning kehijauan
- pertumbuhan tanaman akan terhambat, kerdil, berbatang pendek dan kurus.

7. Besi (Fe)

Fungsi lain Fe ialah sebagai pelaksana pemindahan electron dalam proses metabolisme.

Gejala kekurangan unsur Fe :
- pada daun muda, mula-mula secara bertempat-tempat daun berwarna hijau pucat dan hijau kekuningan
- tulang daun tetap berwarna hijau serta jaringannya tidak mati
- pada tulang daun terjadi klorosis yang tadinya berwarna hijau berubah menjadi warna kuning dan ada pula yang menjadi warna putih.

8. Mangan (Mn)

Gejala kekurangan unsur Mn :
- tanaman berdaun lebar, interveinal chlorosis pada daun muda mirip kekahatan Fe tapi lebih banyak menyebar sampai ke daun yang lebih tua
- pada serealia bercak-bercak warna keabu-abuan sampai kecoklatan dan garis-garis pada bagian tengah dan pangkal daun muda.

9. Seng (Zn)

Gejala kekurangan unsur Zn :
- tanaman kerdil
- ruas-ruas batang memendek
- daun mengecil dan mengumpul (resetting)
- klorosis pada daun-daun muda dan intermedier serta adanya nekrosis.

10. Tembaga (Cu)

Fungsi dan peranan Cu antara lain : mengaktifkan enzim sitokrom-oksidase, askorbit-oksidase, asam butirat-fenolase dan laktase. Berperan dalam metabolisme protein dan karbohidrat, berperan terhadap perkembangan tanaman generatif, berperan terhadap fiksasi N secara simbiotis dan penyusunan lignin.

Gejala kekurangan unsur Cu :
- pembungaan dan pembuahan terganggu
- warna daun muda kuning dan kerdil
- daun-daun lemah, layu dan pucuk mengering serta batang
- tangkai daun lemah.

11. Molibdenum (Mo)

Fungsi Mo dalam tanaman adalah mengaktifkan enzim nitrogenase, nitrat reduktase dan xantine oksidase.

Gejala kekurangan unsur Mo :
- pertumbuhan tanaman terhambat
- daun menjadi pucat dan mati
- pembentukan bunga terlambat.

12. Boron (B)

Fungsi boron dalam tanaman antara lain berperanan dalam metabolisme asam nukleat, karbohidrat, protein, fenol dan auksin.

Gejala kekurangan unsur B :
- pertumbuhan terhambat pada jaringan meristematik (pucuk akar)
- mati pucuk (die back)
- mobilitas rendah
- buah yang sedang berkembang sangat rentan terserang penyakit.

13. Klor (Cl)

Klor berfungsi sebagai pemindah hara tanaman, meningkatkan osmose sel, mencegah kehilangan air yang tidak seimbang, memperbaiki penyerapan ion lain,untuk tanaman kelapa dan kelapa sawit dianggap hara makro yang penting. Juga berperan dalam fotosistem II dari proses fotosintesis, khususnya dalam evolusi oksigen.

Gejala kekurangan unsur Cl :
- pola percabangan akar abnormal
- gejala wilting (daun lemah dan layu)
- warna keemasan (bronzing) pada daun
- pada tanaman kol daun berbentuk mangkuk.